Wednesday, October 28, 2015

Ulang Tahun (Ke-sekian) di #RumahKedua

Kali ini gue mau cerita tentang birthday gue di awal bulan kemarin:) 
(yang belum ngucapin, nanti traktir aja karena telat ya:D)

Hari diawali dengan biasa. 
Bangun jam 4.30, terkantuk2 nyiapin bekal dan sarapan, Unyil siap2 mandi dan sarapan trus berangkat sekolah.
Hubby yang sedari kemarin udah sibuk nanyain “mau kado apa”, langsung memeluk istrinya yang manis ini (iya emang, selain tambah tua, gue juga tambah narsis:p)

Nyokap (yang selanjutnya disebut Mami) telpon dan ngucapin selamat ulang taun, Mami bilang kalau hari ini ga bisa kemana2, soalnya lagi maag & diare. Even ga kerja & bakal istirahat di rumah aja.
Yah, langsung murem dong gue. Kalau udah denger nyokap sakit tuh bawaannya langsung stress dan sakit kepala.

Lalu Mama Mertua (yang selanjutnya disebut Mama) juga telpon & mengucapkan selamat, dan bilang kalau beliau membuatkan kue ulang taun kesukaan gue & Mami.
Iya, Mama adalah chef rumahan hebat, gue & Mami adalah salah dua dari sekian banyak fans masakannya hehehe... 

Gue terus berangkat ke kantor (selanjutnya disebut #RumahKedua :p), tanpa sempat merasa was-was. Buat yang belum tau, kebiasaan di kantor, kalau ada yang ulang taun, mesti dikerjain. Dari yang di-stop Satpam, mobil hilang (padahal dipindah parkir ke gedung lain), didandanin ala-ala penyanyi rock, sampai jualan Wedank ke tiap lantai dengan dandanan lengkap ala Mbok Jamu. 
(Eh udah tau kan ya, kantor gue produksi Wedank? *sponsor lewat*)

Gue tiba di kantor dengan loyo. Kurang tidur beberapa malam karena Unyil 2 sakit dari Sabtu (demam sampe muntah2), belakang leher penuh kerokan, suara bindeng dan kepala berat. Ga kepikiran bakal dikerjain apa, bisa masuk kantor aja dah bagus, hehehe...
Menjelang siang, sushi tart yang gue pesan pun tiba. Syukurlah teman2 pada suka J 

Menuju sore, ga ada tanda2 akan dikerjain. Asik, aman nih, pikir gue. Mungkin pada ksian ya, karena gue sakit. Ternyataaa??

Sekitar jam 4, di saat gue lagi self-kerokan (alias ngerok sendiri) di meja gue, tau2 muncul seseorang, membawa kotak kuning, yang di atasnya ada beberapa batang lilin yang sudah menyala.
Tau ga, dia bilang apa? Simak di video ini yaJ


video



Kira2 begini,
“Hai Luisa. Bisakah kau kembali padaku? Ini aku, Hans. Ternyata ini bukan tentang waktu. Bukan juga tentang masa lalu. Tapi tentang menemukan orang yang paling tepat untukmu. Happy birthday, Luisa.”

Bwahahahaha, iyaaaa, gue dibikinin drama #FinallyYou di kantor, wkwkwk!

Asli kemaren sampe ngakak ga berhenti, terutama karena setelah ‘Hans’ gadungan memberikan pernyataan cinta, dan bertanya “Maukah kau kembali padaku?”
Dan tau2 muncullah Mas Raka (itu rekan sekantor yang kebetulan namanya Raka), muncul juga membawa kotak, juga dengan lilin menyala di atasnya. Dia teriak, “Tunggu, tunggu!”
Dia bilang “Kita ini hanya 2 kawan, yang bertemu di persimpangan jalan. Mau kembali ke masa lalu yang nyaman, atau menatap masa depan?”
And while he’s saying that, dia ngelirik2 gitu ke contekan di tangannya, hahahaha:D

Asli langsung berasa sembuh kan gue, hahaha...
Tauuu aja gue selalu tergila2 sama martabak.. ke-2 kotak tadi isinya martabak telur dan martabak manis, hahaha.. Aren’t they sweet???
Sampai mules ketawa sesorean:p 
Gue adalah salah satu penghuni #RumahKedua yang beruntung:p

Malamnya, gue ke rumah Mami, mau lihat keadaannya gimana.
Ternyata Mama juga datang ke rumah Mami, bawa berbagai macam masakannya, plus kue ulang tahun, made by her :)

Dari dulu sejak gue belum married, gue selalu mensyukuri Mami dan Mama punya hubungan yang baik. Yang satu pergi ke mana, pasti bawa oleh2 buat yang satunya. Yang satu sakit atau ulang tahun, yang satunya pasti menelpon. 
Bersyukur luar biasa, Mami punya 3 besan yang baik dan saling respect each other. Walopun kadang ketemu hanya 1-2x setahun (kalau ada cucu yang birthday dan dirayakan), tapi Mama selalu telpon Mami saat Natalan, dan Mami selalu telpon Mama saat Waisak.
Hari ini, Mama repot2 masak buat menantunya yang ulang tahun, lalu repot2 mbawain masakannya ke rumah Mami yang lagi sakit.

Belum cukup itu, ada lagi beberapa hadiah tak terduga lagi di hari keren ini.
Satu, Arsenal menang lawan MU 3-0. Woohoo, MU Boookkkk!!
Dua, saat Audit Internal, puji Tuhan dept gue dapat 5 satisfactory dan 1 observasi.
Tiga, dapat bungkusan teri favorit gue yang diimport dari satu warteg di Bogor.
Empat, Lima, Enam... Tuh kan, ga habis2 ya berkatNya?

Kalau ditanya, apa yang gue minta di hari ulang tahun ini?
Gue hanya minta keadaan terus seperti ini. Ga minta lebih. Keadaan ini, apa yang gue punya sekarang, cukup buat gue. Hidup gue lengkap. Sempurna. Complete. I’m so thankful.

Have I told you that I’m blessed?

Yes, I am. Truly.

No comments: