Wednesday, January 29, 2014

Tentang 12 Tahun di Rumah Kedua


Peringatan ulang tahun Nutrifood (2 Februari), selalu punya arti lebih buat gue. Artinya umur gue di sini nambah setahun lagi:p 

2 Februari 2002
Setelah proses seleksi beberapa bulan sebelumnya, hari ini akhirnya melangkahkan kaki sebagai karyawan. Bingung setengah mati, kok sepi banget nih kantor… Pada kemana semua ya?
Ternyata oh ternyata.. most of them kebanjiran! Ingat kan, Feb 2002 itu banjir besar di Jakarta. Sebagian karyawan diungsikan ke training center kantor di daerah Sentul. Sebenarnya dari sini aja, gue udah merasakan sesuatu yang beda, sih. Perusahaan kok repot2 mau menampung karyawan (plus keluarganya) menginap di rumah kantor?

Selingan aja, ini foto gue waktu apply kerja.
Unyu dan super culun yah :p


Tiga bulan menjadi anak baru, bukan hal yang mudah buat gue. Malah sejujurnya, gue udah pingin kaburrrr dari sejak sebulan gue di sini.
Selain kerjaan yang bukan main banyaknya, gada yang ngajarin, gada mentor. Hiks…
Well, anak barunya memang ada beberapa yang masuk mirip2 gue waktunya. Tapi semua beda bagian.
Dan gue dapat 3 (iya, tiga!) department waktu itu. Sebagai anak baru yang masih unyu, menghandle 3 dept itu asli bikin pening. Gue, lulusan psikologi, yang hanya punya sedikit pengalaman 4 bulan bekerja sebagai HR, harus handle dept HR, GA, dan QA.
Sangat awam dan membingungkan, gue pun mencari orang yang bisa ditanya. Ga menemukan seorang pun yang bisa mengajari, gue pun bertanya ke boss gue (Sebut saja dia Bapak RS, the Managing Director, salah satu yang menginterview gue).
“Pak, ini saya bingung harus ngerjain apa. Ga ada prosedur apa-apa yang bisa saya baca? Ga ada job description?”
Dia pun menjawab dengan entengnya, “Lah, justru tugas kamu itu bikin prosedur dan job desc untuk semua dept.”
Sangat lugas, tapi sanggup bikin gue lemas, haha..

Bapak RS bilang sama gue, “Kenapa? Merasa ga bisa? Katanya dari kampus beken?”
Melihat tampang gue yang (mungkin) pucat pasi, dia bilang lagi, “Saya ga nyari orang pintar, yang lebih pintar dari kamu itu banyak. Tapi saya ambil kamu karena bisa dipercaya. Masa orang yang bisa dipercaya ga bisa pintar juga? Jangan bikin kecewa.”
Damn it, dedemit! Lo pikir???? Uhuk! Pingin kaburrrr!

Tapi gue lantas berpikir… Kalau gue kabur, artinya omongan si Bapak itu benar, dong. Lagian masa sih gue ga bisa?
Iya, memang susah, tapi ga dicoba ya ga tau bisa apa enggak. Iya gada yang ditanya, gada yang ngajarin, tapi kan masih ada buku dan internet?
Dan harus gue akui, Nutrifood menyediakan akses sebebas2nya buat lo cari info. Nutrifood membukakan pintu selebar-lebarnya untuk lo belajar. Lo bisa pinjam buku di library. Lo bisa browsing. Lo hanya perlu INISIATIF untuk melakukannya. Once itu ada, lo bisa lari.

Pengalaman gue magang, part time dan jadi asdos, asli berguna banget buat gue pada saat kerja. Bukan hanya bagus di CV, tapi inisiatif, kemandirian, ke-fleksibel-an, dan social skill, itu yang lebih penting daripada sekedar manjang2in CV.
Dulu gue pernah kerja di perpustakaan kampus, buat ngisi waktu plus nambah uang jajan, ga kepikiran bakal berguna di dunia kerja. Ternyataaaa gue bisa dengan cepat belajar coding saat harus minjem buku di perpust kantor. Gue bahkan membuat sistem audit kecil2an di business unit gue.
Hokinya gue dulu pernah terlibat dalam banyak organisasi. Ya Senat, ya BPM, ya UKM. Walaupun jauh berbeda, tapi mengajarkan gue banyak hal. Secara gue harus mengepalai para Satpam dan Driver. OMG! Kebayang ga sih, gue meeting dengan para Satpam? Satu ruangan, isinya penuh dengan Bapak2 kekar berseragam, sementara pemimpin meetingnya adalah gue yang super unyu gini? Hahaha...
But I took it all. And I thank God for that. God was, is, and always beside me.

Ga perlu gue certain detail ya, gimana akhirnya gue bisa melewati masa probation gue. 3 bulan penuh kebingungan. 3 bulan menjadi orang buta di hutan belukar. Ga terhitung berapa kali gue merasa stress dan pingin kabur aja:p Akhirnya, setelah melakukan presentasi di depan boss gue itu, gue dinyatakan lolos percobaan (asli, lebih takut daripada ujian sidang S1:p). Fiuh… Dan gue, masih di sini sampai sekarang:p

No guidance, no mentor, even no procedure. So what did the company give me?
TRUST. I was surprised for the (too big) trust Nutrifood gave me.  

SUPPORT. Finally I knew my first Boss is the one who support me much. Did I tell you that Bapak RS is a very nice person indeed? Memang galak, memang tegas, juga keras. Tapi itu yang mendidik mental gue sampai jadi kaya batu begini:p

FRIENDSHIP. Mungkin bukan teman senasib yang pekerjaannya sama. Tapi teman2 yang bisa ikut tertawa dan menangis bersama gue. Teman2 yang bisa lo percaya. Lo bisa pergi ke kantor dengan tenang, tanpa takut siapapun menusuk lo dari belakang.

HEART. Perusahaan ini bisa mendapatkan hati gue. Dengan kepeduliannya pada karyawan, perhatiannya, peri kemanusiaanya. Contoh kecil aja nih ya.. Nutrifood punya "emergency number” khusus untuk karyawan. So if you need help (in this case) because of kebanjiran, lo bisa telpon. Pengalaman seorang teman di Kelapa Gading waktu kebanjiran kemarin, mendapatkan bantuan logistik dari Satpam & Driver kantor yang diantar ke rumah mereka. Kurang baik apa?

Malah kadang saking terlalu baiknya, ada loh keryawan (dan eks karyawan) yang masih memanfaatkan. Hmmmmm #NoMention aja kali ya? *wink

So… Dua belas tahun
Sungguh bukan waktu yang singkat ya?
Dari gadis ting2 sampai beranak tiga begini, hahaha…
Dua belas tahun yang penuh kenangan
Dua belas tahun penuh dengan cerita

Bahagia, saat ada sahabat dipromosikan
Sedih, saat ada teman baik yang harus pergi
Galau, saat ada tawaran lain yang menarik
Tertawa, ketika bersekongkol menyusun rencana untuk yang ulang tahun
Menangis, ketika harus berselisih
Gundah, ketika melihat ada yang tak beres di depan mata

Tempat ini, sudah membuat gue berkembang. Berubah menjadi orang yang lebih baik. Tentu saja, di samping membuat dapur rumah mengebul:p
Tempat belajar, tempat mengembangkan diri, tempat gue menyadari kelebihan dan k ekurangan gue.
Di tempat ini, gue bisa menjadi diri sendiri. Gue bisa mencintai diri gue sendiri. Gue suka diri gue saat gue di sini. Ah, yang terakhir itu penting banget. Kadang gue berpikir, kalaupun gue udah ga di sini lagi, mungkin gue akan selalu mencintai tempat ini. Seperti beberapa sahabat yang sudah pergi, dan ingin kembali.

Bukannya ga pingin coba tempat lain
Sometimes gue juga pingin lari
Apalagi kalau himpitan dan tekanan datang bertubi
Tapi, lagi2 hati yang harus mencari
Jawaban terbaik untuk diri sendiri
Saat ini, entah untuk berapa tahun lagi,
Hati gue masih di sini

Kalau apa yang lo bayangin tentang kantor lo itu, bisa membuat lo tersenyum, artinya lo berada di tempat yang tepat J

Selamat Ulang Tahun, Nutrifood.
Keep inspiring a nutritious workplace!

Regards,
An employee
Dua belas tahun, dan masih mencintai

Thursday, January 16, 2014

Flash Fiction Ninelights ( #FFNinelights )


Sekitar pertengahan tahun lalu, gue melihat pengumuman lomba menulis Flash Fiction yang diselenggarakan oleh Ninelights Production.

Flash fiction (FF) adalah cerita (sangat) pendek, dalam lomba kali ini dibatasi maksimal 250 kata. Nah lo.. bingung deh. Gimana caranya bikin cerita ga boleh lebih dari 250 kata. Susah pastinya, mana temanya DANGDUT pula! Tapi namanya juga latihan, gue coba aja.

Gue pingin banget sering2 menulis lagi. Tapi kalau ga dipaksa, ya susah, adaaa aja alasannya. Biasanya sih, waktu yang jadi alasan utama. Anak2 & kerjaan yang jadi kambing hitamnya, hehehe...
Jadi gue memaksa diri ikutan kompetisi (inipun susah karena sering kelupaan deadline wkwkwk).

Berikut link FF gue yang dilombakan, dengan tema DANGDUT, judulnya "Nur"

Rupanya keberuntungan sedang berpihak pada gue. Sebulan setelah deadline, hasil lomba diumumkan, dan gue dinyatakan sebagai juara 1! Hoorayyyy… senangnya! Terlepas dari apa hadiahnya (buku2 karya Mbak AE plus personal message dari dia, dan seloyang kue lezat, hmmm:p), kemenangan ini jelas membahagiakan, mengingat gue lagi butuh motivasi untuk kembali menulis.

Nah ceritanya, tulisan juara 1 sampai 3 plus karya 5 pemenang lainnya (total 8 orang) akan dibukukan. Kami ber-8 diberi 8 tema cerita, yang masing2 harus dijadikan FF. Temanya menarik, yaitu : batik, roda tiga, pasar ikan, seruling, kopi, angkringan, mitos & tradisional. Seru ya, Indonesia banget J Memang pening sih pas baca tema2nya (ngaku deh...), tapi I took it as sesuatu yang menantang sekaligus menyenangkan. 

Jadilah kami ber-8 diberi waktu sekitar 1-2 bulan untuk membuat 8 cerita itu. Setelah terkumpul, Mbak Rana (pendiri Ninelights Production) memberi kabar, kalau buku yang akan dibuat itu, akan dilengkapi ilustrasi, dan sekarang sedang dalam tahap mencari illustrator. Keren, ga sabar pingin liat!

BTW Mbak Rana itu siapa sih?
Beliau adalah pendiri Ninelights Production.
Yang membuat gue kagum sama Mbak Rana adalah semangat yang begitu besar dalam mengikuti passionnya. Selain karena karya-karyanya yang bisa bikin geleng2 kepala sambil mikir “kok bisa bikin sekeren ini ya..”, Mbak Rana adalah seorang pribadi yang hangat dan pekerja keras. Gue berharap punya setengahnya aja dari semangat dan kegigihannya untuk follow my passion.
Setiap baca link ini tentang dia & Ninelights, selalu ada perasaan haru yang muncul. Orang2 seperti ini, berjuang demi sesuatu yang dia yakini.
Lagi2, Indonesia butuh orang2 seperti dia. Tetap semangat ya, Mbak!


Tentang Mahakarya 1 dan 2

Buku kumpulan flash fiction Ninelights disusun untuk mengenalkan budaya dan ragam yang ada di Indonesia lewat cerita-cerita mini di dalamnya. Angkringan, warung kopi, lagu dangdut dan lain-lain. Pembaca akan menemukan beberapa cerita berakhir twist dengan kesan misterinya, namun beberapa yang lain mengalir begitu saja, membawa nuansa sendu dan romantis, hasil karya anak bangsa.
(Rana WIjata Soe, tentang Mahakarya)

Buku kumpulan FF Ninelights diberi nama Mahakarya 1 dan 2. Mahakarya 1 sudah mulai dipasarkan, kalian bisa order ke sini ya. Tulisan2 gue kebetulan dimuat di Mahakarya 2, yang akan diproduksi setelah Mahakarya 1.

Ini cover buku Mahakarya 1. Sewaktu pitching cover, gue suka sama semua alternatif design yang diajukan, semuanya keren. Tapi suara terbanyak dari semua penulis, memutuskan ini. Cakep ya:)



Selain buku, Mbak Rana juga membuat postcard, tees & tote bag yang designnya keren2. Klik di sini untuk melihat dan order ya. 

 Kalau teman2 ada pertanyaan seputar buku atau merchandise Mbak Rana, boleh diajukan ke Mbak Rana (@RanaWijayaSoe)  atau ke Ninelights (@9lights Production), atau mention gue juga boleh.

Oh ya, ini sneak peek Mahakarya 1 

Penasaran pingin baca Mahakarya? Sama! :p

RUMAH KEDUA


Alohaaa semuaaaa!

Hari ini gue mau bercerita tentang salah satu buku yang inspiring banget.

Untuk teman2 yang udah kerja, mau tanya dong…

What do you think about your office?

In my humble opinion, office is just like a place to work.
Kantor itu adalah tempat lo kerja,  dari jam 8 sampai jam 5. Tempat lo ngelembur. Tempat lo diomelin boss. Tempat lo meeting berjam-jam sampai malam. Tempat lo ketemu jodoh, perhaps?

Kalau dengar kata ‘kantor’, biasanya yang terbayang adalah ruangan besar yang lalu dibagi-bagi menjadi ruangan-ruangan atau kubikal-kubikal kecil.

Kantor gue juga sama, artinya tempat kerja, tempat di mana lo kerja.
Bedanya, ini bukan sekedar kantor. Ini lebih seperti.. I don’t know. Playground? Homeland? Home office? Sampai akhirnya, kita semua tanpa ragu menyebutnya sebagai ‘rumah’. Iya, ‘rumah kedua’.

Sejak awal, nutrifood memang di-design sebagai tempat kerja yang nyaman. Kenapa? Karena dengan merasa nyaman, lo akan bisa bekerja sebaik mungkin.

Kebayang ga, kalau lo dikerangkeng di ruangan kecil tertutup yang dikelilingi dinding putih, terus lo dituntut buat kerjaaaa dari pagi sampai malam?
Kebayang ga, kalau lo diomelin Boss lo di depan umum? Atau lo takut setengah mati sama Boss lo? Boro2 mau makan siang bareng, bahkan untuk say hi aja lo parno?
Kepikiran ga, kalau suatu kali lo cerita sama teman kantor lo soal ide lo buat perusahaan ini, terus tau2 besoknya ide lo dicuri sama teman lo?
Apa lo bisa kerja dengan baik, kalau lo dilarang dengar musik selama lo kerja?
Apa lo yakin bisa produktif, dengan high heels lo, sementara lo punya flat feet? (oh yeah, ini sih masalah gue:p)

NO NO NO, itu semua ga akan terjadi kalau lo kerja di kantor seperti nutrifood.
One of our value is innovation, di kantor gue, lo akan didukung more than 100% to be creative, to be productive.
Lo boleh pake baju apaaa aja, asalkan lo nyaman (yesss, you can use pants). Jins dan sandal, itu mah jamak banget. Bebas, asalkan bertanggung jawab loh, ya. So if you’re a PR person and you should meet pers mendadak, lo mungkin harus prepare kostum formal di kantor. Tapi lo tetap bisa pake baju apapun. No stiletto, no blazer, even no make up. You can be your chic. Definisi ‘chic’ itu bisa lo bikin buat diri lo sendiri. Penampilan lo adalah tanggung jawab lo.  

Lo mau meeting sambil lesehan? Banyak banget ruang terbuka buat lesehan di kantor gue. Dilengkapi bantal2 nyaman (yang sebenarnya seringkali menggoda banget buat ditidurin atau sekedar dipeluk2).

Lo mau twitteran sepanjang hari? My office support you to do that! Malah kami dianjurkan buat aktif di socmed, tentu saja untuk tujuan positif ya.

Lo mau baca? Since nutrifood is a learning organization, we support you to learn. Kita punya perpus yang keren, dilengkapi banyak buku dari puluhan kategori yang bisa lo pinjam.

Lo mau olahraga? Kita punya gym, yang walaupun ga gede2 amat, tapi cukup lengkap peralatannya. Lo bisa nge-gym before atau after office. Or in the middle of lunch break?

Lo mau olahraga selain nge-gym? Kita punya ruangan multifungsi yang bisa dipake untuk yoga (iya, ada instrukturnya tiap kamis), circuit training or even body combat.

Lo sakit? Ga enak badan? Datang bulan, atau mau konsultasi Dokter? Ada klinik dengan perawat yang stand by di jam kerja (di jam kerja loh ya, bukan di jam lembur:p). Ada dokter yang siap memeriksa di hari2 tertentu.

Lo emak2 yang baru punya baby, dan mau pump ASI di kantor? Kantor gue ga punya ruang khusus laktasi (ya iyalah secara bukan mall), tapi ada beberapa ruangan tertutup yang bisa lo pinjam untuk pumping. ASI pun bisa disimpan di beberapa kulkas yang tersedia.

Lo takut sama makanan luaran yang ga sehat? Di kantor gue, kesehatan lo bakal terjamin banget. Dari  mulai given lunch yang bebas gorengan dan bebas santan, sampai meeting snack yang penuh serat.

So apapun yang bisa lo kerjain di rumah, bisa juga lo lakukan di kantor (gue). Seperti tadi gue bilang, kantor gue itu mirip rumah.

Rumah supposed to be adalah tempat paling nyaman sedunia. Lo bisa gegoleran dengan santai. Lo bisa melakukan hal2 yang lo suka. Lo bisa pake baju alakadarnya, dengan masker masih menempel di muka dan gulungan rambut masih berusaha menggelung rambut lo. Well, di kantor gue ga seekstrim itu sih. Setidaknya, sampai saat ini gue masih belum nemu orang yang masker-an, hehe..
Ga heran, banyak yang rela ngelembur sampai malam atau even saat weekend.

Kalau lo bertamu ke rumah seseorang, lo akan merasa nyaman kalau disambut dengan ramah. Coba deh bertamu ke rumah kedua kami. Feel the ambience, dari mulai Bapak Satpam, receptionist, dan tuan rumah yang lain. Kalau ada yang memperlakukan lo dengan tidak baik di rumah kami, mungkin dia sebenarnya namu juga:p hehehe.. *no hurt feeling:p

Nah ceritanya, the lovely office nutrifood akan berusia 35 tahun di awal Februari nanti. Sebagai salah satu tanda kasih, para karyawan menuliskan cerita atau pengalaman berkesan mereka selama bekerja di sini. Dari cerita-cerita yang terkumpul, terpilihlah 35 cerita yang akan diterbitkan menjadi buku. Buku itu diberi nama RUMAH KEDUA.

Why Rumah Kedua? Karena ini bukan hanya sekedar kantor. Ini rumah kedua kami. Rumah di mana kami bisa menjadi diri sendiri. Rumah di mana kami bisa bekerja dengan nyaman, tanpa harus merasa takut atau terancam. Rumah, yang sangat kami cintai.



Begini penampakan RUMAH KEDUA.
Di akhir Januari nanti, sudah tersedia di Gramedia.


Tanggal 15 Januari kemarin, buku ini soft launch. Hanya untuk 35 karyawan yang ceritanya tercantum di buku ini. Kami merayakannya sederhana saja, tapi dalam sekali maknanya. Menyenangkan bisa berkumpul bersama dengan orang2 yang sama2 mencintai tempat ini. Kita ini bukan lagi satu kantor, tapi satu rumah J Malah kami saling menandatangani buku masing2 J

Satu notes yang paling berkesan adalah yang diberikan Ariel saat menandatangani buku gue.

Isn't it sweet? :)

Anyway, gue menulis blog ini, bukan atas suruhan siapa2 yaaaa… 
Bukan karena gue HR nya, terus gue mengiklankan kantor gue, supaya orang-orang pingin masuk sini (errrr, itu juga sih.. sort of.. hahaha..). Bukan juga karena gue salah satu penulis buku ini, terus gue ngiklan biar bukunya laku (hmmm.. yaaa ini juga sih:p.. BTW royalti hasil penjualan buku ini, seluruhnya disumbangkan ke Gerakan Indonesia Mengajar).

I just want to share. Work life is so much fun, if you can find true friends. Office times is great, if you spend it at the right place.
Pernah dengar “if you love your job, you don’t have to work for the time of your life?” J

Oh iya, mau tau lagi kenapa gue cinta sama kantor gue? 
Coba liat video ini...


Video ini dibuat oleh teman2 HR - nutrifood, buat diputarkan di hari ulang taun gue. 
Hari itu weekend, dan kebetulan gue ada kerjaan di Bandung. Jadilah video ini diputar pas hari H, ketika kerjaan kelar. Yang begini2 iniiii, ga bakal lo temuin di perusahaan lain!

Sudahlah, daripada gue sibuk ngiklan kayak tukang obat, you better read this book. 35 inspiring (based on true) stories, written by employees (and ex). It shows how they love the company.

For me personally, with all its ups and downs, I still love being here. I’m a proud Nutrifood-ersJ

--------------------------------------------------------------

Ups, sedikit revisi keterangan di atas...
Sudah dibuat RUANG MENYUSUI (ruang tempat pompa ASI) di Nutrifood! Tidak besar, tapi nyaman, dilengkapi banyak colokan listrik dan kulkas. Coba intip kulkasnya, isinya penuh dengan botol ASI.
Ah, ga ada kan kantor lain yang kaya gini?
Oh iya lupa, ini kan bukan kantor, tapi rumah:)